
IT IS MY FIRST TIME
IPA (Indonesia Petroleum Association)
It is my first time
Pagi hari yang dingin ku mulai hari untuk mandi di dinginnya es air kamar mandi ku. Hari ini adalah tanggal 24 mei 2012 yaitu hari aku pergi ke Indonesia Petroleum Association yang pertama kalinya. Setelah selesai aku bersiap-siap dan makan, aku bersama beberapa temanku yang berjumlah 38 anak menunggu kedua PIC atau guru yang akan menemani kami menuju Balai Sidang Jakarta untuk menghadiri undangan salah satu perusahaan besar petroleum yang berada di Indonesia yaitu adalah Exxon Mobile. Yang kebetulan sebagai sponsor dari ekolahanku sekarang. Setelah beberapa lama kami menunggu kedua guru yang akan menemani kami pun dating. Setelah itu kami berangkat meninggalkan sekolah pada pukul 06.00 WIB dari sekolah kami dengan bus yang telah di sewa. Diperjalanan yang sangat menyenangkan itu kami bisa melihat kehidupan kota-kota besar sekali lagi seperi Bogor dan Jakarta sekali lagi. Setelah sampai kami menunggu para pemasok jajan yang telah dihubungi untuk penyediaan cemilan pertama kami. Dan datanglah salah satu guru dari sekolah kami yang telah lebih dulu berangkat bersama kedua teman kami kemarin. Dan ada juga kak Ren yang menolong kami memberikan ID Card yang dibuat tiket masuk ke Baalai Sidang Jakarta. Disana sangat banyak ilmu yang bisa dipetik tentang petroleum yang dimiliki di Indonesia ini. Beberapa souvenir yang kami dapatkan sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman. Disana kami juga bisa bertemu dengan orang-orang hebat, seperti bapak- ibu dari Exxon yang sangat membantu kami disana. setelah kami selesai berkunjung dan memetik semua yang bisa kami pelajari darri sana kami pulang kembali kesekolah dengan riang dan bahagia dengan apa yang kami dapatkan. TERIMAKASIH YA ALLAH SWT, akan adanya hari ini untuk kami.
Explorations history in Indonesia
Exploration for oil in Indonesia dates back to 1871, with the first commercial production beginning in 1885, although most of its natural resources remained untapped until Indonesia gained its independence and became a Republic in 1945. In the first half of the 20th century, three groups of merged companies under foreign ownership dominated exploration and production: Shell/BPM, STANVAC, and Caltex. With independence following WWII, the oil, oil fields, refineries and supplies seized by the Japanese invasion force were returned to the Indonesian Government, and the new era of Indonesian energy exploration and production began. The State Constitution of 1945 decreed that "All of Indonesia's land, water and natural resources are controlled by the State and will be utilized for the greatest benefit and welfare of its people", and oil and gas have played an instrumental role in Indonesia's economic development, with energy companies, both foreign and domestic, working in partnership with state bodies to find and produce oil, gas and geothermal energy. In the Asia Pacific region, Indonesian oil production is second only to China, and its gas production is second to none.
Bogor, 24 mei 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar