Sabtu, 03 November 2012

Apakah kurikulum Indonesia telah bergaung di angkasa?


             Kurikulum adalah materi yang dirancang sedemikian rupa untuk menjadi pegangan para guru untuk memberi pengajaran kepada anak murid mereka. Kurikulum adalah sesuatu yang sangat penting di pendidikan mana pun. Bagaikan masakan di restoran padang, kurikulum adalah racikan bumbu yang menentukan nasib masakan itu enak atau cuma untuk makanan kucing tetangga. Serta kurikulumlah yang digunakan untuk pengukur keberhasilan yang diperoleh oleh seorang murid. Dan karena kurikulumlah, suatu sekolah dipandang bagus atau tidak oleh masyarakat. Itulah sebabnya pemerintah tidak sembarangan  untuk membuat kurikulum pendidikan Indonesia. Dan memang harus tidak sembarangan membuatnya. Karena itu semua taruhannya adalah anak didik Indonesia. Para penerus Negara ini, apakah Indonesia akan berkembang atau tidak itu di tangan mereka.
            Kurikulum Indonesia telah diciptakan mulai tahun 1947 yang diberi nama Leer Plan (Rencana Pelajaran) sampai sekarang yang diberi nama kurikulum tingkat satuan pendidikan yang sering kita kenal dengan sebutan KTSP. Kurikulum yang dimiliki oleh indaonesia selama ini masih dibilang kurang sempurna. malah beberapa orang mengatakan bahwa kurikulum kita masih “memble” dalam memberikan materi pengajaran kepada murid Indonesia. itu karena kurikulum Indonesia yang masih mengedepankan basis keintelektualan seseorang yang mesti ditempa matang-matang di dalam sekolah-sekolah yang menggunakan kurikulum buatan pemerintah. Dan dalam perkembangannya kurikulum Indonesia masih bisa dibilang “galau”, karena harus terpengaruhi oleh keadaan politik yang terjadi di Negara kita ini. Maklum, beda pembuat beda juga isinya.

Dalam kurikulum Indonesia juga memiliki keunggulan tersendiri dalam bidang penggodokan kurikulum yang akan dipakai di negeri ini. Salah satu keunggulan dari kurikulum KTSP adalah menambahnya otonomi kepada sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan. Itu membuat sekolah mendapatkan kebebasan untuk mengolah keunggulan yang mereka miliki. Bukan penyama rataan yang membuat mereka dikekang oleh kurikulum yang dibuat oleh pemerintah, seperti yang terjadi di penerapan kurikulum-kurikulum sebelumnya. KTSP juga sangat memungkinkan sekolah untuk menitik beratkan salah satu pelajaran untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki dalam hal pengembangan kemampuan siswa. Jadi ternyata bukan kekurang yang dimiliki oleh kurikulum Indonesia tetapi juga banyak kelebihan lain yang dimiliki. makanya kita juga harus sangat bangga untuk menjadi murid di Indonesia.
Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa kurikulum Indonesia masih banyak sekali kekurang dalam pengembangan kepribadian siswa. Itu bisa dilihat dari banyaknya sekolah yang mengimpor kurikulum dari luar untuk mencukupi apa yang dimau oleh para orangtua murid kita. Masih banyak sekolah-sekolah berduit yang berdiskusi dengan orang asing untuk mendapatkan kurikulum yang dijual oleh orang asing. Itu dilakukan karena masih kurang terpandangnya kurikulum yang dimiliki oleh Indonesia di kancah internasional, dan untuk lebih mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh para murid didiknya. Walaupun untuk mendapatkan kurikulum asing itu membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk mendapatkannya. Mereka lebih berpikir untuk bagaimana memajukan pikiran anak didik muridnya sebagai orang yang mengglobal bukan hanya orang yang baik intelektualnya tapi moralnya banyak yang bobrok. Mereka memilih untuk menjadikan anak didik mereka orang yang memiliki intelektual yang tinggi dan moral yang tinggi juga. Dan tanpa mengurangi rasa pratiotisme mereke tentu saja.
Jadi untuk kurikulum Indonesia yang sudah cukup berkembang dari  kurikulum sebelumnya ini, kita perlu membenahi kekurang disana sini untuk memiliki kurikulum yang lebih baik dari sebelumnya. Apa salahnya mencari kiblat dari Negara yang telah maju dalam hal  pembuatan kurikulum?. Saya setuju bila pemerintah mencari kiblat yang baik dalam penggodokan kurikulum baru kita. Tapi jangan sampai sudah memiliki kiblat, tapi kurikulum yang dibuat Cuma “copy paste” dari kiblat itu. Pengembangan kepribadian para murid harus disama ratakan dengan kecedarsannya untuk memberikan keseimbangan pribadi yang dibutuhkan Indonesia. Semoga kurikulum intdonesia yang akan rampung di bulan Februari 2013 ini menjadi titik cerah baru yang dibuat oleh pemerintah kita. Agar perkembangan pendidikan Indonesia menjadi lebih baik dengan terciptanya anak-anak berintelektual dan bermoral pemimpin yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar